Skip to main content

Demo Unreal Engine 5 Kemarin Bukan Resolusi 4K - 1440P 30fps, Tapi jangan Kecewa Dulu


Berita hangat baru-baru ini adalah mengenai Unreal Engine 5 yang dijalankan secara real time di mesin Playstation 5(PS5). Setelah penampakan kemarin, ada sedikit perbincangan dengan pihak EPIC terkait Unreal Engine 5, terutama demo teknis tersebut. Diungkap ternyata demo yang berjalan di mesin PS5 itu hanya ber-resolusi 1440P (2K) dan bukan 4K sekaligus dalam 30fps, tanpa Ray Tracing pula. Setelah mendengar hal ini, banyak gamer yang mulai kecewa dengan mengira bahwa sampai situ saja kemampuan PS5.

Begini penjelasannya agar kalian tidak salah sangka. 

Mari kita awali dengan membaca artikel (salah satunya) dari windowscentral (dot) com, di awal web site dikatakan bahwa PS5 bisa saja memberikan output dengan resolusi lebih tinggi dan bahkan dengan efek yang lebih baik lagi. Perlu diingat gaes, kemarin itu demo secara teknis untuk menunjukan kelebihan dari Unreal Engine 5. Lagian itu bukan 'GAME' yang nantinya akan muncul di PS5. Kasarannya nih, EPIC bilang gini:

"Mas bro sis mbak sekalian...ini lo kita punya engine grafis baru, yaitu UE5 dan ini muantep banget, semakin mempermudah developer untuk buat game dan kualitas game kalian bisa sebagus ini kalo pake UE5. Nah kali ini kami menunjukkan-nya langsung dari mesin PS5 (salah satu konsol next gen). Nih liat, PS5 itu mampu memberikan grafis segini bagus dan kalian bisa membuat game sekelas film animasi 'Pixar' di konsol next-gen salah satunya PS5."

Fitur yang paling diperkenalkan di demo Unreal Engine 5 kemarin ada 2, yaitu nanite dan lumen.

Apa sih nanite dan lumen itu? Dibaca aja dulu ๐Ÿ‘‡

  • Nanite virtualized micropolygon geometry frees artists to create as much geometric detail as the eye can see. Nanite virtualized geometry means that film-quality source art comprising hundreds of millions or billions of polygons can be imported directly into Unreal Engine—anything from ZBrush sculpts to photogrammetry scans to CAD data—and it just works. Nanite geometry is streamed and scaled in real time so there are no more polygon count budgets, polygon memory budgets, or draw count budgets; there is no need to bake details to normal maps or manually author LODs; and there is no loss in quality.
 
  • Lumen is a fully dynamic global Illumination solution that immediately reacts to scene and light changes. The system renders diffuse interreflection with infinite bounces and indirect specular reflections in huge, detailed environments, at scales ranging from kilometers to millimeters. Artists and designers can create more dynamic scenes using Lumen, for example, changing the sun angle for time of day, turning on a flashlight, or blowing a hole in the ceiling, and indirect lighting will adapt accordingly. Lumen erases the need to wait for lightmap bakes to finish and to author light map UVs—a huge time savings when an artist can move a light inside the Unreal Editor and lighting looks the same as when the game is run on console.


Intinya, dengan nanite kita bisa melihat tekstur-tekstur detail dengan kualitas 8K sehingga menghasilkan tampilan lingkungan sekitar tampak sangat nyata (realistis banget). Dan dengan Lumen kita bisa melihat teknik pencahayaan global iluminasi yang membuat pencahayaan dalam game tampak natural dan mendekati kenyataan, bahkan setiap orang yang menonton mengira demo ini sudah menggunakan fitur 'hardware Ray Tracing' milik PS5. Seakan EPIC mengatakan "Hei, tanpa menerapkan Ray Tracing aja sudah bisa seperti pakai RT kog." Walaupun mereka bilang support Ray Tracing juga.

Mungkin bagi orang awam dan gamer-gamer biasa ini tidak terlalu penting, dan hanya memuaskan mata mereka yang haus grafis cantik. Tapi bagi para developer dan desain grafis profesional, apa yang sudah dijelaskan oleh EPIC kemarin sangat membuat para developer game bukan hanya terpukau, tapi cukup mengejutkan mereka termasuk pembuat game God Of WarUncharted dan Horizon Zero Dawn. Beberapa juga sudah nggak sabar untuk menggunakan UE5.
Seorang youtuber dengan nama Innocenceii sekaligus mahasiswa IT khusus nya bagian teknis/engineering memberikan penjelasan bagus mengenai demo Unreal Engine 5. Gaya bahasanya juga nggak terlalu teknis dan beberapa kali dia menjelaskan secara sederhana sehingga banyak orang awam mengerti. Check this out๐Ÿ‘‡


Penutup akhir dari mimin gamenyus sendiri: Jadi temen-temen gamers semua, jangan ikut-ikutan kecewa sama yang lain yang cenderung memberikan konotasi negatif. Bisa dikatakan Unreal Engine 5 yang dapat menampilkan grafis yang sangat indah seperti itu memerlukan hardware yang bagus/high-end pula. Pertama kali mimin lihat videonya, bener-bener nggak mengira itu 1440P dan bukan 4K. UE5 dijadwalkan tahun depan, dengan kata lain para developer game bisa menggunakannya tahun depan dan UE5 sudah menerapkan standar baru untuk kualitas grafis. Menurut mimin sih, dengan 1440P 30fps dan berjalan secara real di PS5, dengan kualitas grafis yang sangat memukau dan kalau kita lihat lagi videonya terutama saat karakter keluar dari gua- wow! sejauh mata memandang kita masih bisa melihat secara detail benda-benda serta material-material dari jarak jauh. Itu sudah sangat luar biasa sekali, inget lo gaes GPU PS5 ini sudah melampaui RTX 2070.

via GIPHY

Mimin di sini bukan untuk membela Sony, karena ada juga yang mencibir dengan berkata "wah ini mah butuh tambahan 2-3 TFLOPs lagi biar bisa jalan 60fps" yang merujuk kepada Xbox Series X - well sori, nggak mungkin. Gampangnya, cari aja di youtube perbedaan fps antara RTX 2080 sama 2080Ti, di mana perbedaan dua kartu grafis ini 3TFLOPs lebih. Alhasil perbedaan maksimum adalah 20fps (tergantung game) dan kebanyakan 2080Ti 10-18 fps lebih baik dari 2080. Lagian CEO EPIC mengatakan bahwa SSD PS5 itu "world class" dan karena itulah kita juga bisa melihat demo kemarin dengan halus tanpa adanya load grafis lagi saat pindah ke area lain (texture pop in). Semua itu berkat kecepatan SSD PS5 yang fenomenal. So ikutin terus gamenyus biar makin pinter dan nggak ngikutin gerombolan yang salah wkwk...

Comments

Popular posts from this blog

Kena: Bridges Of Spirits Seharusnya Bisa Jalan 60FPS Di PS5

Tanggal 12 Juni kemarin kita semua terpukau dengan event PS5 yang menampilkan game-game bahkan konsol Playstation 5 (PS5) itu sendiri. Ada satu game yang grafisnya bisa dibilang menawan dan memukau banyak orang, yaitu Kena: Bridges Of Spirits. Ada yang bilang mirip Zelda, tapi kalau mimin malah bilang kayak mainin film animasi buatan Pixar. So btw, spek minimum (30fps, resolusi rendah) yang diperlukan untuk memainkan game Kena: Bridges Of Spirits di PC adalah sebagai berikut: OS: Windows 7 64-bit CPU: AMD FX-6100 or Intel Core i3-3220 RAM: 8GB GPU RAM: 1GB GPU: AMD Radeon HD 7750 or Nvidia GeForce GTX 650 HDD: 25GB DX: 11 Dan berikut adalah spek yang direkomendasikan (rata kanan/setting max): OS: Windows 7 64-bit CPU: AMD Ryzen 7 1700 or Intel Core i7-6700K RAM: 16GB GPU RAM: 8GB GPU: AMD Radeon RX Vega 56 or Nvidia GeForce GTX 1070 HDD: 25GB DX: 11  Oke yuk kita lihat sedikit break down dan fokus ke hardware yang direkomendasikan. Kalau kita lihat dari spek yang direkomendasik...

Harga Playstation 5 (PS5) Di Indonesia Nongol!

Mengejutkan! Tiba-tiba aja ada penjual di Indonesia melalui tokopedia yang berani (siapkan pre-order) PS5. Nggak tau ya gaes, apakah ini benar atau nggak, tapi kalau kita lihat di sekmen komen si pihak penjual 'PD' banget ngomongnya wkwk...๐Ÿ˜… Ya, ini bisa langsung kalian search di tokopedia dengan kata kunci 'Playstation 5'. Nggak langsung keluar di atas, tapi scroll aja terus ke bawah sampai ketemu PS5 nya. Atau bagi yang males untuk cari sendiri klik aja di sini . Kalau pendapat mimin sih nggak semahal itu harganya. Soalnya itu kalau kita balikkan ke dolar(dengan kurs 14rb aja) sudah mencapai US$1000. Yang mana kita tahu rumornya aja hanya US$500 (versi Blu-ray driver - disk fisik), itupun sudah membuat orang-orang khawatir karena masih dianggap sedikit kemahalan. Jadi resminya dari Sony(kalau memang harganya US$500) kemungkinan di Indonesia 7,5jt atau 8jt-an (tergantung kursnya juga). Gimana pendapat kalian para gamers?

Game PS5 $10 lebih Mahal

Kabar buruk gaes, game-game next-gen (sepertinya PS5 dan Xbox Series X juga) akan lebih mahal dari game-game PS4. Diperkirakan lebih mahal $10, ya lebih mahal 100rb-an lah kalau dikurskan...jadi hampir sejuta gitu gaes๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ข Berita ini muncul melalui harga game NBA 2K21 untuk konsol next-gen yang tertera $69 sedangkan konsol sekarang (PS4, Xbox One) $59. Sebenarnya hal ini sudah dibicarakan oleh ex-eksekutif Sony, yaitu eks Bos Playstation di Amerika, Shawn Layden - bahwa game untuk konsol mendatang sudah tidak bisa sama lagi dan kalaupun ingin tetap menyamakan harga maka harus mengurangi durasi game yang dibuat, katakanlah kurang dari 50 jam gameplay.  “It’s been $59.99 since I started in this business, but the cost of games have gone up ten times,” he explained. “If you don’t have elasticity on the price-point, but you have huge volatility on the cost line, the model becomes more difficult. I think this generation is going to see those two imperatives collide.” “It’s hard for eve...